Header beta memungkinkan Anda mengakses fitur eksperimental dan kemampuan model baru sebelum fitur tersebut menjadi bagian dari API standar.
Fitur-fitur ini dapat berubah dan mungkin dimodifikasi atau dihapus dalam rilis mendatang.
Header beta sering digunakan bersama dengan namespace beta yang disediakan oleh setiap SDK klien.
Untuk mengakses fitur beta, sertakan header anthropic-beta dalam permintaan API Anda:
POST /v1/messages
Content-Type: application/json
X-API-Key: YOUR_API_KEY
anthropic-beta: BETA_FEATURE_NAMESaat menggunakan SDK, Anda dapat menentukan header beta dalam opsi permintaan:
client = Anthropic()
response = client.beta.messages.create(
model="claude-opus-4-8",
max_tokens=1024,
messages=[{"role": "user", "content": "Hello, Claude"}],
betas=["files-api-2025-04-14"],
)Fitur beta bersifat eksperimental dan mungkin:
Untuk menggunakan beberapa fitur beta dalam satu permintaan, sertakan semua nama fitur dalam header yang dipisahkan dengan koma:
anthropic-beta: feature1,feature2,feature3Beberapa fitur beta dicakup pada endpoint tertentu, bukan pada parameter permintaan individual, dan memerlukan header beta khusus fitur pada setiap permintaan:
| Endpoint | Header beta |
|---|---|
/v1/agents, /v1/sessions, /v1/environments | managed-agents-2026-04-01 |
/v1/tunnels | mcp-tunnels-2026-06-22 |
Lihat ikhtisar Managed Agents dan referensi MCP tunnels untuk detailnya.
Nama fitur beta biasanya mengikuti pola: feature-name-YYYY-MM-DD, di mana tanggal menunjukkan kapan versi beta dirilis. Selalu gunakan nama fitur beta yang persis seperti yang didokumentasikan.
Jika Anda menggunakan header beta yang tidak valid atau tidak tersedia, Anda akan menerima respons error:
{
"type": "error",
"error": {
"type": "invalid_request_error",
"message": "Unsupported beta header: invalid-beta-name"
}
}Untuk pertanyaan tentang fitur beta:
Ingat bahwa fitur beta disediakan "apa adanya" dan mungkin tidak memiliki jaminan SLA yang sama seperti fitur API yang stabil.
Was this page helpful?